Saturday

REFRESH YOUR LIFE


Hidup tidak selamanya lurus dan enak. Adakalanya hidup memenuhi terjal dan aral. Orang yang arif justru menghikmahi setiap masalah yang ditemuinya. Adanya masalah bukan tanpa tujuan. Setiap masalah pasti ada rahasia yang disembunyikan allah, yang biasanya baru disadari setelah masalah itu berlalu. Banyak orang yang mereduksi makna “masalah”. Orang baru menganggap masalah bila ditimpa nestapa. Padahal, hidup enak dan berkecukupan sebetulnya juga masalah. Karena tidak sedikit orang yang hidup berkecukupan juga justru lupa bahwa semua yang didapatnya itu adalah pemberian Allah. Ia lalu menggunakan nikmat dan anugrah Allah itu untuk bermaksiat dan mengingkariNya. Oleh karenanya terkait masalah yang dihadapi manusia, Allah WST menjelaskan tujuan adanya masalah itu, “Agar Dia (Allah) menguji siapakah diantara kalian yang lebih baik amalannya” (Qs.Hud : 7)
Dengan demikian, cara menghadapi masalah itulah yang menentukan keimanan seseorang. Rasulullah memberikan dua alternative cara menghadapi masalah yaitu sabar dan syukur.

Setelah lapar ada kenyang, setelah dahaga datang kesegaran, setelah sakit ada kesembuhan, setelah miskin datang kebahagiaan. Kesedihan selalu dibarengi dengan kebahagiaan. Itulah Sunnatullah. Bersabarlah!
Cobaaan itu mendekatkan dirimu dengan Allah, akan mengajarkanmu agar selalu berdo’a, serta melenyapkan darimu sifat sombong, kagum terhadap diri sendiri dan bangga diri.
Tidak usah takut dengan kesulitan. Sebab, kesulitan akan menguatkan hati, membuatmu bisa merasakan nikmatnya sehat, membulatkan tekad, mengangkat kedudukan dan memunculkan kesabaran.
Bencana yang menimpa itu mengandung empat keindahan seni: mengharap pahala, bergelut dengan kesabaran, berdzikir dengan baik, dan membayangkan datangnya kebaikan.
Lihatlah orang yang ada di bawah Anda, baik dalam hal paras tubuh, wajah, harta, rumah, pekerjaan dan keturunan. Dengan demikian Anda akan tahu bahwa Anda berada si atas ribuan orang.
Lalu bersyukurlah!
Di mata Allah, manusia yang paling bahagia adalah orang yang paling banyak melakukan kebaikan dengan tangan sendiri, yang paling banyak memberikan kebaikan kepada saudara-saudaranya, dan yang paling banyak bersyukur atas semua itu.

30 Hari Penuh Hikmah untuk Hidup Lebih Bahagia

Hari_1
Raihlah Puncak cinta Ini!
Cinta adalah kecenderungan hati pada suatu objek yang dicintai lantaran objek itu dirasakan indah dan menyenangkan bagi yang besangkutan. Mencintai Allah dan RasulNya adalah kewajiban mutlak bagi setiap individu. Ia juga menjadi puncak sebagai hamba.
Orang2 yang beriman sangat kuat cinta mereka kepada Allah (2 : 165) Katakanlah Muhammad, jika kalian mencintai Allah, maka ikutilah aku, pasti Allah akan mencintai kalian (3 : 31) Allah mencintai mereka dan merekapun mencintai Allah (5 : 54) Salah seorang diantara kalian tidak akan merasakan manisnya keimanan, sampai saat ia mencintai orang lain yang hanya ia cintai atas dasar karena Allah, juga sampai saat ia dilemparkan ke dalam api neraka lebih dicintainya dari pada ia harus kembali ke dalam kekafiran setelah Allah menyelamatkannya (dari kekafiran itu) dan sampai Allah dan RasulNya lebih dicintainya daripada yang lainnya.
(HR. Al-Bukhari)
Tips dan Trik
Untuk bisa mencintai Allah:
• Tempatkan cinta pada Allah di tempat Anda ingin dicintaiNya
• Merenungkan dan mensyukuri karuniaNya membawa Anda mencintaiNya melebihi segalanya
• Setiap hela nafas Anda, ingatlah bahwa Anda ada karena Dia membuat Anda ada
• Cintai Dia dengan menunaikan perintahNya dan menjauhi laranganNya
• MencintaiNya membuat Anda hidup dalam perasaan selalu aman, tentram, dan dilindungi

No comments: