Sunday

Memaafkan Lebih Mulia daripada Meminta Maaf

Hari_25
Memaafkan Lebih Mulia daripada Meminta Maaf
Manusia itu tempat salah dan lupa.
Setiap anak cucu Adam pasti bersalah. Sebaik2 orang yang bersalah adalah yang bertobat.(Hadist)
Balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang serupa. Oleh karenanya barangsiapa yang memaafkan dan berbuat baik, maka pahalanya atas (tanggungan) Allah. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang2 yang zalim (42 : 40)
Memaafkan itu lebih dekat kepada tawa (2 : 95)
Tips dan Trik
Untuk bisa member maaf:
• Mengapa susah memaafkan, toh Anda tidak selamanya menjadi orang yang dizalimi. Karena terkadang Andapun menzalimi dan Anda terpaksa harus meminta maaf
• Bukankah berat bila tidak dimaafkan?
• Karena Anda bersalah, segala cara Anda coba untuk mendapatkan maaf. Namun, sayang usaha Anda itu terkadang justru memperkeruh situasi
• Pilih cara meminta maaf yang paling tepat sesuai kesalahan Anda, karena itu segera menyelesaikan masalah dan secara psikologis Anda akan lebih tenang.
• Memberi maaf pun harus ada strategi. Jangan sampai kata maaf dari Anda berbuah anggapan Anda lemah dan bisa dizalimi kapan saja.

Hari_26
Isi Waktu dengan Menelusuri Khazanah Masa Lalu
Ketika nasihat langsung sudah tidak begitu ampuh… cerita perlahan akan membuat hati menjadi luruh
Kita belajar dari kisah keberhasilan dan kegagalan nenek moyang kita. Anak cucu kita nanti akan belajar dari kisah keberhasilan dan kegagalan kita.
Sesungguhnya pada kisah2 mereka itu, terdapat pengajaran bagi orang2 yang mempunyai akal. Alqur’an itu bukanlah cerita yang dibuat2, tetapi ia membenarkan (kitab2) sebelumnya, menjelaskan segala sesuatu, serta menjadi petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman (12 : 111)
Tips dan Trik
Untuk bisa menyelami manfaat cerita:
• Isi waktu dengan menyelami khazanah masa lalu dan prediksi masa depan, maka hidup Anda akan cemerlang dan gemilang
• Selami kandungan cerita seolah Anda terlibat dalam cerita
• Atur hidup Anda dengan belajar dari masa lalu
• Akhir bahagia dan akhir nestapa yang Anda dapati pada kisah dan cerita yang Anda baca pasti akan berulang suatu ketika. Siapa tahu, Anda mengalaminya.
• Siapkan catatan perenungan setiap kali Anda selesai membaca suatu cerita.

No comments: