Hari_12
Bahagiakan Ibu, Bahagialah Anda
Seorang anak tidak akan mampu dan tidak akan sampai bias mengganti apa yang telah diberikan ibu dan ayahnya, meskipun ia telah memberikan semua umurnya hanya untuk itu.
Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah2, dan menyapihnya dalam 2 tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua ibu-bapakmu (31 : 14)
Disadari atau tidak, kita sering kali mengabaikan keberadaan ibu kita. Interaksi kita dengan dunia luar membuat kita sengaja atau tidak lupa bahwa ada surga di rumah kita yaitu ibu.
Rasulullah berpesan, “Ridha Allah itu tergantung pada keridhaan orang tua kita”
Tips dan Trik
Untuk bisa mengutamakan ibu:
• Posisikan diri Anda sebagai seorang ibu yang hidup mati berjuang mulai proses kelahiran hingga tumbuh besar, tetapi kemudian anak Anda tidak menghormati dan menghargai Anda
• Andai saja manusia boleh menyembah manusia yang lain, mungkin ibu yang paling pantas untuk disembah
• Tanpa ada ayat atau hadist yang memerintahkan untuk mengutamakan ibu, misalnya, sudah cukup bagi anda untuk tidak menyakiti hati ibu, apalagi menyakiti fisiknya
• Orang yang membunuh ibunya = orang yang membunuh dirinya sendiri. Orang yang menyakiti ibunya = orang yang menyakiti dirinya sendiri. Orang yang memaki ibunya = orang yang memaki dirinya sendiri.
• Menghormati ibu orang lain = menghormati ibu sendiri. Mencaci ibu orang lain = mencaci ibu sendiri. Inilah yang disebut dialektika hidup
No comments:
Post a Comment